Video Viral Pria Bule Sindir Kritik Tajam Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Polisi Bertindak

Video Viral Pria Bule Sindir Kritik Tajam Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Video Viral Pria Bule Sindir Kritik Tajam Pembangunan Ibu Kota Nusantara

Divipromedia.com, KALTIM – Sebuah video yang merekam seorang pria asing menyindir pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, pria tersebut mengganti singkatan IKN menjadi ‘Ibu Kota Koruptor Nepotisme’, sebuah kritik yang tajam dan kontroversial. Peristiwa tersebut menarik perhatian banyak pihak dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Dengan beredarnya video tersebut, Pihak kepolisian merespons dengan memberikan teguran kepada pria.

“Kami mengimbau kepada yang bersangkutan untuk tidak melakukan hal serupa baik di IKN maupun tempat lain meskipun hal tersebut merupakan pendapat atau penilaian,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Artanto, jumat (14/6).

Artanto mengungkapkan pria yang mengaku sebagai ‘om bule’ itu sebenarnya adalah warga negara Indonesia (WNI). Teguran diberikan agar videonya tidak mengubah atensi masyarakat menjadi antipati kepada orang lain.

Apalagi yang bersangkutan adalah WNI yang akunnya menggunakan nama ‘om bule’. Jangan sampai membuat antipati sebagai masyarakat Indonesia terhadap orang lain,” kata Artanto.

Selain itu terungkap pula jika pria tersebut tak berada di wilayah Kaltim. Lokasi yang disorot dalam video tersebut pun bukan di IKN.

Betul, hasil (penyelidikan) sementara bahwa tempat tersebut bukan di area IKN,” bebernya.

Saat ditanya apakah pria tersebut akan didatangkan ke Kaltim untuk klarifikasi, Artanto menyebut pria tersebut hanya menerima imbauan. Dia diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Terhadap konten ‘Om Bule’ tersebut sementara ini masih mengimbau sebagai edukasi yang bersangkutan,” pungkasnya.

Diketahui, pernyataan pria tersebut viral melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok dengan nama akun bule_ngoceh. Dalam video tersebut, pria itu mengatakan jika dirinya berada di IKN dan menyebut IKN sebagai ‘Ibu Kota Koruptor Nepotisme’.

Dalam narasinya dia sempat menyindir pembangunan IKN yang ditujukan untuk pejabat sedangkan rakyat kecil akan dibuatkan gubuk. Selain itu dirinya sempat mengaku terbang dari Italia langsung menuju ke IKN.

Pria itu juga menyebut jika warga dari pulau Jawa sedang berebut tanah di IKN karena hampir habis. (DM1)