Ratusan Masyarakat Cipaku, Usia Produktif Terserang Gangguan Jiwa

Terserang Gangguan Jiwa
Ratusan Masyarakat Cipaku, Usia Produktif Terserang Gangguan Jiwa

Ratusan Masyarakat Cipaku, Usia Produktif Terserang Gangguan Jiwa

Ciamis, (divimedia.com) – Pemerintah Daerah melalui UPTD Puskesmas Cipaku Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, telah melakukan pendataan kesehatan kepada masyarakat secara langsung dan rutin. Dalam kewenangan wilayah kinerja UPTD Puskesmas Cipaku, terdapat dari hasil pendataan kesehatan tesebut tercatat kurang lebinya mencapai 102 orang/masyarakat usia produktif terserang gangguan jiwa.

Kepala UPTD Puskesmas Cipaku, M. Sutrisna Daryanto, saat dimintai keterangan dengan hal tersebut mengatakan, ” Memang benar adanya, sebanyak 102 orang/masyarakat mengalami ganguan jiwa. Dari 13 Desa wilayah kerja kami, tercatat 8 Desa didalamnya masuk daftar mengalami gangguan jiwa. “, kalau dirata-rata yang satu desa 10-14 orang/masyarakat mengalami gangguan jiwa, bebernya”

Menurutnya, dari seratu dua orang mengalami hal tersebut, lebih dari setengahnya didominasi usia produktif, artinya 40℅ penderita gangguan jiwa di usia lanjut usia dan 60℅ penderita gangguan jiwa di usia produktif

Dia menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan banyak usia produktif yang mengalami gangguan jiwa. Namun faktor utamanya adalah dari keturunan kemudian ada pemicunya.

“Penyebabnya yang paling utama adalah ada keturunan, kedua broken home yang memicu pikiran, faktor lingkungan dan ekonomi,” Katanya.

Penderita gangguan jiwa itu mulai dialami ketika pasien mulai menginjak usia dewasa. “Padahal Sejak kecil itu tidak terjadi, tapi ada keturunan kemudian ada faktor pemicunya yang membuat pikirannya memuncak, hingga akhirnya depresi atau gangguan jiwa,” terangnya

Dari 102 pasien itu, semua dalam kondisi rawat jalan atau berada di rumah masing-masing. Tidak ada pasien yang dirawat di rumah sakit jiwa.

“Kemarin terakhir satu orang sudah dirujuk dan sudah pulang, Alhamdulillah membaik. Jadi tidak ada yang di rawat tapi berobat jalan. Kami dari puskesmas juga rutin melakukan kunjungan untuk pemantauannya,” Jelasnya. *DM1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *