Tahun Baru Islam 1446H/2024 :Doa dan Tradisi Umat Muslim

Tahun Baru Islam 1446H

Tahun Baru Islam 1446H

Divipromedia.com, JAKARTA1 Muharram 1446 H jatuh pada hari Minggu, 7 Juli 2024. Hari ini merupakan peringatan Tahun Baru Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di Indonesia.

Dalam sejarahnya, tahun Baru Islam berkaitan dengan peristiwa di tahun 622 M, ketika Nabi Muhammad dan para pengikutnya bermigrasi secara rahasia dari Makkah ke Madinah. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan hijrah.

Pada tahun 639 M, Umar bin Khattab sebagai khalifah kedua melembagakan kalender sebagai upaya mengatur kehidupan tradisi Islam. Sejak saat ini, Muharram menjadi bulan pertama dalam kalender Islam dan ikut dirayakan setiap tahunnya oleh umat muslim.

BACA JUGA

Keputusan Mahkamah Internasional

Keputusan Mahkamah Internasional Pendudukan Israel Atas Palestina Ilegal

digitalvibeproductionJul 23, 20241 min read

https://www.youtube.com/watch?v=fOEYAul0lF0 Keputusan Mahkamah Internasional Divipromedia.com – Pendudukan Israel di wilayah Palestina yang berlangsung puluhan tahun sebagai perbuatan ilegal, karenanya mesti…

Tahun Baru Islam dirayakan dengan meriah melalui berbagai tradisi di Indonesia.

Sebagai negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki berbagai tradisi unik dalam perayaan tahun baru Islam.

Pertama, yakni Pawai Obor, di mana tradisi Tahun Baru Islam ini biasanya dilakukan oleh masyarakat di desa ataupun kota besar.

Dalam tradisi ini, masyarakat dari anak-anak hingga orang dewasa berkeliling memegang obor sambil melantunkan sholawat sepanjang jalan.

Kedua, yakni Bubur Suro, sebuah upacara yang biasanya ditemukan di budaya Jawa Barat dan beberapa daerah di Jawa Tengah.

Upacara ini dilakukan dengan menyajikan bubur merah dan bubur putih yang disantap bersama-sama.

Ketiga, Kirab Kebo, biasanya dilakukan di Keraton Surakarta. Pada malam satu suro kerbau diarak keliling kota yang diikuti oleh keluarga keraton.

Aktifitas yang dilakukan oleh umat muslim di Indonesia saat tahun baru Hijriah yang jatuh pada 1 Muharram merupakan momen spiritual dan istimewa bagi umat muslim.

Salah satu amalan sunnah yang bisa dilakukan di momen ini yaitu memanjatkan doa awal dan akhir tahun baru Islam.

Tahun baru Islam adalah perayaan yang menandai awal tahun baru dalam kalender Hijriah. Tahun ini, 1 Muharram 1446 Hijriah bertepatan pada Minggu, 7 Juli 2024.

Dalam menyambut pergantian tahun, berdoa adalah bentuk amalan yang jangan sampai dilewatkan. Sebab Rasulullah Saw memberikan contoh doa yang bisa kita amalkan pada akhir dan awal tahun, yaitu dengan membaca doa.

Doa-doa yang dibaca pada akhir dan awal tahun baru Islam ini mengingatkan kita untuk selalu bergantung pada Allah dan memohon perlindungan-Nya.

berhasilndi ramkum dari laman NU Online, berikut bacaan doa awal dan akhir tahun baru Islam yang bisa diamalkan seperti yang diajarkan Rasulullah Saw.

Doa akhir tahun baru Islam
Doa akhir tahun baru Islam atau doa akhir tahun Hijriah berikut dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali, mulai dari waktu Asar sampai menjelang Magrib.

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da’autanî ilat taubati min ba’di jarâ’atî ‘alâ ma’shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa’attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha’ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Doa awal tahun baru Islam
Doa awal tahun baru Islam atau doa awal tahun Hijriah berikut dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali, pada saat memasuki tanggal 1 Muharram1446 H.

:اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu’awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Itulah bunyi bacaan doa awal dan akhir tahun baru Islam yang dianjurkan diamalkan oleh Rasulullah Saw. (DM1)

Table of Contents

Tinggalkan Balasan