Ribuan Guru Honorer Menjadi Prioritas Di Indonesia Tahun 2024

Ribuan Guru Honorer Menjadi Prioritas
Ribuan Guru Honorer Menjadi Prioritas Di Indonesia Tahun 2024

Ribuan Guru Honorer Menjadi Prioritas Sebagai Peningkatan SDM dan Kesejahteraan Tenaga Pendidikan di Seluruh Indonesia

Ribuan Guru Honorer, (divipromedia.com), JAKARTA – Ribuan guru honorer menjadi skala prioritas agenda utama bagi Pemerintah Pusat ditahun 2024. Agenda tersebut Breakthrough (terobosan) MENPANRB dan Mendikbudristek sebagai peningkatan SDM dan kesejahteraan tenaga pendidikan di seluruh Indonesia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas melakukan konsolidasi dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Sabtu, (24/02).

Dalam pertemuan tersebut dibahas isu-isu strategis terkait manajemen SDM aparatur, khususnya tenaga guru dan dosen. “Hari ini dengan Pak Nadiem membicarakan bagaimana pemenuhan ASN guru dan dosen. Kita juga bahas terkait karier guru dan dosen agar kedepannya jauh lebih menjanjikan, jelas, dan tidak rumit,” ujar Anas.

Anas mengatakan, arah kebijakan untuk pemenuhan aparatur sipil negara (ASN) tahun 2024 diprioritaskan salah satunya pada pemenuhan kebutuhan tenaga guru. Kementerian PANRB pun sudah menerima usulan formasi guru dari instansi daerah untuk pengadaan tahun ini.

Lanjutnya dikatakan, sebagai upaya pemenuhan 1 juta guru yang diusulkan oleh Kemendikbudristek selaku Instansi Pembina Guru, Kementerian PANRB telah menyusun beberapa breakthrough kebijakan seleksi guru nasional.

“Breakthrough (terobosan) ini, telah berhasil meningkatkan tingkat keterisian formasi guru menjadi di atas 78 persen dari yang sebelumnya ada di kisaran 58 persen,” imbuh Anas.

Pada kesempatan yang sama Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menuturkan pemerintah terus berupaya untuk menyempurnakan tata kelola guru dan dosen melalui peningkatan kompetensi, distribusi, kesejahteraan, hingga pengembangan karier guru.

“Seperti yang dikatakan Pak Menpan tadi kita ulik berbagai masukan-masukan untuk mengelola ASN kita terutama guru dan dosen di Indonesia, termasuk bagaimana agar karier dan kesejahteraan mereka terjamin,” pungkasnya. (DM1).

Penulis: DM1Editor: Wahyu Arif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *