Polresta Cirebon Gandeng Pemerintah Kabupaten Cirebon Gelar GPM

Polresta Cirebon, Gandeng Pemkab Cirebon Gelar GPM. DM1/divipromedia.com

Polresta Cirebon Gandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Menggelar Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM)

Kabupaten Cirebon, (divimedia.com) – Polresta Cirebon gandeng Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Jati Pancur, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan tersebut dalam rangka menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Cirebon, dalam acara tersebut juga memberikan bantuan makanan bergizi kepada anak-anak untuk menekan angka syuting.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh masyarakat setempat, terlihat warga berbondong-bondong untu berbelanja.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengatakan kegiatan ini sebagai bukti, bahwa pemerintah selalu memperhatikan masyarakatnya, pihaknya juga menginginkan untuk selalu membantu masyarakat.
“Oleh karena itu, Pemda Kabupaten Cirebon bersama Polresta Cirebon hadir ditengah masyarakat untuk membantu masyarakat, menyediakan sembako dengan harga yang murah dan bergizi,” katanya. Selasa (6/1)

Sumarni menambahkan, dalam kegiatan tersebut juga pihaknya bersama Pemda Kabupaten Cirebon mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat. “Dengan memberikan makanan bergizi kepada anak-anak diharapkan dapat menekan angka stunting di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Angka stunting di Kabupaten Cirebon masih tinggi, oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada Masyarakat untuk selalu mengkonsumsi makanan bergizi.
“Khususnya ibu-ibu yang masih memiliki balita dan ibu-ibu yang sedang mengandung,” ungkap Kapolresta Cirebon.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana menjelaskan tujuan dari GPM ini dalam rangka menjaga stabilitas pasokan bahan pangan masyarakat.
“Dalam upaya pengendalian laju inflasi daerah dengan cara menyediakan bahan pokok strategis dengan harga terjangkau dan berkualitas untuk masyarakat masyarakat,” jelasnya.

“Dipilihnya tempat tersebut, karena Desa Jati Pancur merupakan salah satu desa yang dianggap rawan ketahanan pangan,” lanjutnya.

Salah satu warga yang berbelanja di GPM, Sa’diah menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat, harga sembako lebih murah dari yang ada di pasaran. “Harga beras di toko biasanya Rp. 14.000 perkilo, disini Rp. 50rb per karung (isi 5kg),” pungkasnya. *DM1

Tinggalkan Balasan