Pernyataan Anies Baswedan Ingin Bentuk Partai Politik Tuai Reaksi Beragam
Anies Baswedan Ingin Bentuk Partai Politik
JAKARTA, divipromedia.com - Pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan tentang rencananya untuk membentuk partai politik (parpol) baru telah memicu berbagai reaksi dari sejumlah kalangan, baik dalam bentuk komentar serius.
Tidak lama setelah pernyataan Anies tersebut menjadi viral, sebuah video yang menampilkan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, juga ikut beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, Cak Imin tampak menyampaikan pernyataan yang dianggap oleh banyak pihak sebagai sindiran halus terhadap Anies Baswedan. Ia mengungkapkan bahwa ada seseorang yang ingin membentuk partai hanya demi mendapatkan gelar Ketua Umum.
“Saya jadi ingat ada teman saya bikin partai. Saya tanya, ‘Ngapain kamu bikin partai, kan sudah bisa bergabung dengan yang ada?’ Dia jawab, ‘Saya cuma pengen dipanggil Ketum (Ketua Umum)’,” ujar Cak Imin dengan nada bercanda, disertai tawa.
Meskipun Cak Imin tidak menyebutkan nama secara spesifik, banyak yang meyakini bahwa sindiran tersebut ditujukan kepada Anies Baswedan.
Sebelumnya, Anies Baswedan memang sempat menyatakan keinginannya untuk mendirikan partai politik baru setelah gagal maju dalam Pemilihan Gubernur Jakarta karena tidak memperoleh dukungan dari partai politik manapun.
Dalam pernyataannya, Anies secara terbuka mengungkapkan harapannya untuk membentuk sebuah wadah yang dapat menampung aspirasi masyarakat serta mewujudkan demokrasi yang lebih sehat.
“Semoga, tidak terlalu lama lagi, kita bisa merealisasikan langkah-langkah konkret untuk mewadahi gerakan yang semakin besar, menginginkan demokrasi yang setara, lebih sehat, dan politik yang lebih mengedepankan kebijakan serta gagasan,” ungkap Anies dalam sebuah video yang diunggah di akun YouTube pribadinya baru-baru ini.
Lebih lanjut, Anies menyatakan bahwa dirinya sedang mempertimbangkan untuk membangun sebuah organisasi masyarakat atau bahkan membentuk partai politik baru.
“Membangun ormas (Organisasi Masyarakat) atau partai baru mungkin adalah jalan yang akan kami tempuh. Mari kita lihat bersama ke depan,” tutupnya.
Artikel ini kini memiliki struktur yang lebih rapi, menggunakan bahasa yang lebih formal dan elegan, serta menyajikan informasi dengan lebih jelas dan profesional, (DM1)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.















