Pemerintah Kabupaten Cirebon Lakukan Pembersihan Tumpukan Sampah Menggunung di Bantaran Sungai Kumpulkwista

Proses pembersihan sampah yang menggunung di bantaran sungai Kumpulkwista bawah jembatan sikusta II Desa Jagapura Wetan Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon

Pemerintah Kabupaten Cirebon Melakukan Pembersihan Bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Koramil 0620-Gegesik, Polsek Gegesik, Forkompicam Gegesik dan usur Masyarakat setempat.

Divipromedia.com, KABUPATEN CIREBONPemerintah Kabupaten Cirebon lakukan pembersihan tumpukan sampah yang menggunung dengan tinggi empat meter di bantaran sungai kumpulkwista tepatnya di bawah jembatan sikusta II, Desa Jayapura Wetan Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon, Senin, (3/6).

Dalam pelaksanaan kegiatan pembersihan tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Koramil 0620-Gegesik, Polsek Gegesik, Forkompicam Gegesik dan usur Masyarakat setempat.

Saat dikonfirmasi PJ Bupati Cirebon, H. Wahyu Mijaya mengatakan, “kita bersihkan dulu, areal sampah yang menggunung di sekitar sepanjang bawah jambatan ini”.

Kita sudah koordinasi dengan pihak Camat Gegesik dan para Kuwu di wilayah Gegesik untuk menyediakan lahan pembangunan TPS dan kami pemerintah Kabupaten Cirebon menyampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk menyediakan kontener sampah untuk di tempatkan pada empat lokasi yang potensi sampah terbanyak di wilayah kecamatan Gegesik. Unjarnya

Menurut, PJ Bupati H. Wahyu Mijaya menghimbau kepada seluruh masyarakat wilayah kecamatan Gegesik agar membuat pengelolaan sampah organik di masing-masing rumah dan memilah sampah non organik, sehingga dengan langkah tersebut mengurangi sampah di wilayah kecamatan Gegesik, katanya.

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan menyediakan tiga titik TPS di wilayah Kecamatan Gegesik, upaya yang dilakukan pemasangan spanduk himbauan larangan pembuangan sampah sembarangan, apa bila warga melanggar akan di kenalan sanksi pidana dan denda Rp. 50 juta sesuai dengan Perda Jabar nomor 12 tahun 2010 tentang pengelolaan sampah, punkasnya.

seraya dikatakan Camat Gegesik, Angga mengatakan, Kegiatan pembersihan dilakukan selama tiga hari (1-3 juni) , hingga sekarang belum selesai. Untuk penangan sampah yang menggunung tersebut, kita membuat lubang menggunakan alat berat sebagai kubangan sebagai tempat sampah atau sampah tersebut akan di timbun. Kenapa kita membuat kubangan tersebut di karenakan akses pengangkatan sampah sulit di jangkau. Katanya.

“Alhamdulillah, dalam pelaksanaan kegiatan ini, kita sport dari Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui DLH dan DPUTR serta masyarakat Jagapura yang sukses di luar sana, unjarnya “

Menurut, Angga sampah menggunung ini sudah terjadi enam bulan ke belakang. Ironisnya, yang buang sampah bukan asli Wilayah Kecamatan Gegesik. Terkait penanganan sampah di wilayah Gegesik, berdasarkan hasil rapat dengan pihak Desa, kita merencanakan tambahan pembangunan TPS di tiga lokasi blok sijonggor, blok siadanadan, blok sicarik wilayah kecamatan Gegesik.

Kemudian, terkait di lokasi jembatan akan pasang pagar warmest sepanjang jembatan Sikusta II dengan tinggi kurang lebih 2,5 meter. tujuannya tidak terjadi hal seperti ini lagi kedepan. Pungkasnya. (DM1)