Mengenal 7 Ciri Deflasi: Fenomena Ekonomi yang Mengkhawatirkan

Ternyata ini beberapa hal dalam Mengenal 7 ciri deflasi. Ilustrasi: Pixabay.com/Divipromedia.com

Divipromedia.com, Kabupaten CirebonMengenal 7 ciri deflasi? Deflasi adalah kondisi ekonomi di mana harga-harga barang dan jasa secara umum mengalami penurunan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Berbeda dengan inflasi yang menunjukkan kenaikan harga, deflasi dapat mengindikasikan masalah serius dalam perekonomian suatu negara.

Dilansir dari berbagai sumber, kali ini akan membahas mengenal 7 ciri deflasi, kira-kira apa saja ya? Simak yuk.

BACA JUGA

Merawat Rambut Agar Tetap Sehat

Wajib Tau! Tips Merawat Rambut Agar Tetap Sehat

digitalvibeproductionJul 25, 20241 min read

https://www.youtube.com/watch?v=J3JXGcXcr3U Merawat Rambut Agar Tetap Sehat Divipromedia.com – Merawat rambut agar tetap sehat sama pentingnya seperti merawat kesehatan bagian tubuh…

Berikut Ini Adalah Mengenal 7 Ciri Deflasi yang Perlu Kamu Pahami:

1. Penurunan Harga Secara Umum

Ciri utama dari deflasi adalah penurunan harga secara umum dan terus-menerus.

Penurunan ini tidak hanya terjadi pada satu atau dua jenis barang, tetapi meluas ke berbagai sektor ekonomi.

Misalnya, harga barang-barang konsumsi, properti, dan bahan baku semuanya mengalami penurunan.

2. Penurunan Permintaan

Deflasi seringkali disebabkan oleh penurunan permintaan.

Ketika konsumen dan bisnis mengurangi pengeluaran mereka, permintaan terhadap barang dan jasa menurun.

Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk ketidakpastian ekonomi, pengangguran yang tinggi, atau kepercayaan konsumen yang rendah.

3. Penurunan Pendapatan dan Upah

Seiring dengan turunnya harga, pendapatan dan upah juga cenderung menurun selama periode deflasi.

Bisnis yang mengalami penurunan penjualan mungkin akan mengurangi gaji karyawan atau bahkan memberhentikan mereka.

Ini menciptakan lingkaran setan di mana penurunan pendapatan lebih lanjut mengurangi permintaan, memperburuk deflasi.

4. Penurunan Investasi

Selama deflasi, investasi cenderung menurun karena prospek keuntungan yang lebih rendah.

Perusahaan mungkin menunda atau membatalkan rencana ekspansi atau investasi baru karena ketidakpastian mengenai masa depan ekonomi dan harapan keuntungan yang rendah.

Kurangnya investasi ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan