Kemenko Perekonomian RI, Sidak Pembangunan Tanggul dan Pemecah Gelombang Pantai Eretan

Kemenko Perekonomian RI
Kemenko Perekonomian RI, Sidak Pembangunan Tanggul dan Pemecah Gelombang Pantai Eretan

Kemenko Perekonomian RI, Sidak Pembangunan Tanggul dan Pemecah Gelombang Pantai Eretan

Indramayu, (divimedia.com) – Pasca terjadinya banjir rob wilayah Eretan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat kerap sering terjadi. Bahkan, masyarakat sudah merasa pasrah dengan kejadian tersebut arti menerima keadaan.

Dengan kejadian tersebut pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu mengupayakan kepada Pemerintah Provinsi Jabar dan Pusat. Untuk mencari solusi dengan mengatasi bencana rob dengan membangun tanggul pantai dengan konstruksi L-shaped.

Terdapat tanggul pantai sepanjang 1.510 meter yang dibangun dengan anggaran tahun 2020-2023 di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu. Pada 2024, akan dibangun sepanjang 650 meter, tutur, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Kamis 25/1/24.

Pemerintah juga membangun pemecah gelombang di Pantai Eretan Wetan sepanjang 320 meter pada 2023 dan 630 meter pada 2024. Selain tanggul pantai, pemerintah juga membangun subfolder di tepi pantai kedua desa tersebut.

Banjir rob terus menjadi ancaman bagi warga di Eretan, Indramayu setiap kali gelombang laut tinggi. Ribuan rumah terendam banjir, termasuk sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan masjid.

Ketinggian banjir rob bervariasi, rata-rata mencapai sekitar 60 sentimeter saat pasang air laut. “Semoga bencana ini dapat diatasi,” kata Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Airlangga juga menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Eretan Kulon.

Tokoh masyarakat setempat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menyampaikan terima kasih atas pembangunan tanggul pantai. Ia berharap pembangunan tersebut dapat menjadi solusi untuk mengatasi bencana yang kerap mengganggu aktivitas warga Eretan.

“Kita ketahui bersama bencana rob ini terus terjadi dan sangat menganggu aktivitas warga. Semoga ini bisa menjadi solusi untuk warga,” ujarnya. *DM1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *