Bupati Cirebon Tidak Main-Main Terkait Persoalan Penanganan Sampah

Bupati Cirebon Tidak Main-Main Terkait Persoalan Penanganan Sampah

Bupati Cirebon Tidak Main-Main Terkait Persoalan Penanganan Sampah

Kabupaten Cirebon, (divimedia.com) – Bupati Cirebon, H. Imron tidak main-main terkait persoalan penanganan sampah di wilayah Kabupaten Cirebon, terbukti dirinya mewujudkan dengan mengalokasikan tanah hamparan dengan luas lahan 60 ribu meter persegi atau 6 hektar pada tahun 2023 lalu.

Luas lahan 6 hektar tersebut diperuntukkan sebagai Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS), tepatnya di bagian wilayah timur Cirebon yakni di Desa Kubangdeleg Kecamatan Karangwareng kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, H. Imron Saat dikonfirmasi terkait perkembangan TPAS Kubangdeleg mengatakan, “Alhamdulillah, pada bulan November 2023 lalu, TPAS sudah beroperasi dengan normal tetapi masih ada beberapa pembenahan yang perlu dilakukan, namun hal tersebut akan dilakukan dengan bertahap. katanya, jum’at, 12/1/24.

Pengoperasian TPA Kubangdeleg ini akan dilakukan secara bertahap, sehingga nantinya bisa beroperasi secara maksimal. Dengan beroperasinya TPA kedua di Kabupaten Cirebon ini, diharapkan program bebas sampah bisa direalisasikan.”Tahun 2024 sekarang, kita targetkan bebas sampah,” ujar Imron.

Lanjutnya, memang tidak mudah terkait penanganan permasalahan sampah, artinya bukan hanya pemerintah Daerah saja yang bergerak tetapi harus bersama-sama dengan masyarakat untuk penanganan permasalahan tersebut, katanya.

“Kalau masyarakat tidak sadar dengan kebersihan lingkungan sekitar atau membuang sampah bukan pada tempatnya. maka kapan kabupaten Cirebon akan bersih dan tertib dalam keberhasilan lingkungan, himbauannya”.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup saat dikonfirmasi terkait perkembangan oprasi TPAS Kubangdeleg mengatakan “Kalau bercerita tentang potensi sampah di Kabupaten Cirebon dengan jumlah penduduk 2,3-2,4 juta, maka dalam sehari ada potensi timbunan sampah 1.200 ton,” ujarnya.

Menurut dia, sampah 1.200 per hari tersebut masih dapat ditampung atau tertangani oleh pihaknya. “Apalagi, saat ini pemerintah daerah Kabupaten Cirebon baru saja memiliki Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) baru yakni di wilayah Cirebon timur tepatnya di Desa Kubangdeleg Kecamatan Karangwareng. Yang akan digunakan untuk pembuangan dan pengolahan sampah 18 kecamatan di Cirebon bagian timur, tuturnya”.

“Sedangkan untuk sampah di wilayah bagian barat Kabupaten Cirebon, yang mengkafer 22 Kecamatan terkait sampah akan tetap dibuang ke TPA Gunungsantri,” kata Iwan.

Iwan juga mengungkapkan, bahwa jumlah armada yang akan digunakan dalam penanganan sampah di Kabupaten Cirebon, sudah mengalami penambahan armada.

Jika sebelumnya terdapat sekitar 40 armada sampah, saat ini DLH Kabupaten Cirebon sudah memiliki sebanyak 70 armada sampah. Jumlah tersebut kata Iwan, sudah sangat efektif untuk menangani sampah di Kabupaten Cirebon.

“Jumlah armada sudah sangat efektif dengan kebutuhan dilapangan,” ujar Iwan.

Menanggapi masih adanya tempat pembuangan sampah liar, Iwan mengaku sudah melakukan inventarisir titik-titik besar lokasi pembuangan sampah liar. Menurutnya, ada sebanyak 7 titik lokasi pembuangan sampah liar besar di Kabupaten Cirebon. Seluruhnya, ujar Iwan, sudah dibersihkan oleh DLH Kabupaten Cirebon.

“Namun sayangnya, setiap habis kita bersihkan, masih ada yang buang disitu lagi,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan satu tim, yang setiap harinya bertugas untuk menyisir pembuangan sampah-sampah liar di Kabupaten Cirebon.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat, terutama pemerintah desa, untuk bisa melakukan sosialisasi tentang kesadaran dalam membuang sampah. Ia meminta, warga untuk tidak lagi membuang sampah secara sembarangan.

“Masyarakat harus mulai meninggalkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan,” tutup Iwan.

Tambahnya, kami DLH kabupaten Cirebon sangat mengapresiasi terkait langkah bapa Bupati Cirebon, H. imron yang terus memberikan support kepada tim DLH terkait penanganan permasalahan sampah di kabupaten Cirebon seperti penambahan armada dan pengalikasian lahan untuk TPAS di wilayah timur kabupaten Cirebon, terangnya. *DM1

Tinggalkan Balasan