Hadiri Dialog Kebangsaan Haul Gedongan, Bupati Cirebon Ingatkan Lawan Masyarakat Indonesia Saat ini

IMG 20240117 WA0010 1

Hadiri Dialog Kebangsaan Haul Gedongan, Bupati Cirebon Ingatkan Lawan Masyarakat Indonesia Saat ini

Kabupaten Cirebon : Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag menjadi salah satu narasumber Dialog Kebangsaan Nasional dalam rangka Haul Ke 93 KH. Muhammad Said, sesepuh dan warga Pondok Pesantren Gedongan, Selasa 16 Januari 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Imron mengingatkan kepada seluruh masyarakat, bahwa peran dari para ulama dan santri dalam mendirikan bangsa ini cukup besar.

“Negara kita berdaulat saat ini, merupakan salah satu peran dari para santri dan ulama,” ujar Imron.

Sehingga sebagai penerus bangsa saat ini, santri dan seluruh masyarakat, harus bisa mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan membangun.

Imron mengingatkan, bahwa tantangan dan musuh saat ini, berbeda dengan masa penjajahan dulu. Jika sebelumnya musuh bangsa Indonesia adalah penjajah, maka saat ini musuhnya adalah kebodohan dan kemiskinan.

“Tantangan kita saat ini, yaitu menghilangkan kebodohan, kemiskinan dan menjaga persatuan,” kata Imron.

Imron juga menuturkan, bahwa Indonesia bukan negara agama, namun negara yang beragama. Bahkan terbentuknya Pancasila juga, merupakan hasil diskusi pendiri bangsa saat itu dengan para ulama.

“Oleh karena itu, penting untuk menanamkan jiwa cinta terhadap tanah air,” kata Imron.

Imron menyebut, bahwa para ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa ini. Bahkan ia mengatakan, para kiai merupakan perekat bangsa.

” Para kiai itu perekat bangsa dan mendorong cinta tanah air,” ujar Imron.

Sementara itu, KH. Wawan Arwani Amin yang mewakili keluarga besar Pondok Pesantren Gedongan menuturkan, bahwa pendiri Pesantren Gedongan, Kiai Said sangat menentang penjajah Belanda saat itu.

Bahkan Wawan menyebut, Kiai Said tidak mau berkompromi dalam segala hal dengan Belanda. Hal ini menunjukkan bagaimana peran dari para kiai saat masa penjajahan.

“Jangan ragukan peran dari para santri dan ulama,” kata Wawan.

Wawan juga mengungkapkan, bahwa Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag juga merupakan bagian dari keluarga besar santri. Karena Bupati Imron, cukup lama.belajar di Pondok pesantren.

Bukan hanya itu, Wawan bahkan menyebut, Bupati Cirebon saat ini adalah kiai. Menurut Wawan, hal ini perlu disampaikan kepada para santri.

“Agar santri tahu, bahwa santri bisa jadi bupati,” kata Wawan. (DM1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *