Anies Baswedan Masuk Bursa Calon Gubernur Jakarta dari PDIP

Anies Baswedan Masuk Bursa Calon Gubernur

Anies Baswedan Masuk Bursa Calon Gubernur Jakarta dari PDIP

Divipromedia.com, JAKARTA – Nama Anies Baswedan mencuat dalam bursa calon Gubernur Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) setelah direkomendasikan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jakarta kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Langkah ini membuka lembaran baru dalam kancah politik ibu kota yang penuh dinamika.

Rekomendasi tersebut diungkapkan oleh Sekretaris DPD PDIP Jakarta, Pantas Nainggolan. Menurutnya, total ada 10 nama yang diusulkan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Anies termasuk dalam daftar tersebut.

Tanggapan atas masuknya nama Anies Baswedan dalam bursa calon Gubernur Jakarta ini juga datang dari mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar berbicara mengenai pentingnya konsistensi dalam berpolitik, menyoroti langkah PDIP yang melirik sosok Anies. kata Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Pantas Nainggolan saat dihubungi, Selasa (11/6/2024)

“Sudah lama malah ya, sebelum Rakernas puncaknya disampaikan secara masal waktu Rakernas partai yang kemarin,” sambungnya

Selain Anies, nama lainnya yang diusung ialah Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa hingga Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa penyerahan surat rekomendasi pencalonan Anies itu merupakan tahapan awal. Pantas mengatakan,nantinya DPP PDIP-lah yang akan memutuskan hal tersebut.

“Tinggal di DPP-nya digodog berdasarkan tidak ada satu partai pun yang bisa mengusung sendiri kan di DKI Jakarta. Nah maka kondisi-kondisi seperti itu mau tidak mau kan harus jadi pertimbangan-pertimbangan. Jadi tidak bisa juga ngotot-ngototan,” terangnya

Politikus PDIP Ganjar Pranowo angkat bicara mengenai partainya yang melirik Eks Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu. Ganjar mengatakan setiap kandidat kepala daerah yang mendaftar di partainya pasti melewati banyak proses.

“Ya semua sebenarnya setiap mau Pilkada rekrutmen di PDI Perjuangan terbuka. Ada disiapkan kader sendiri, ada biasanya yang non kader juga mendaftar,” kata Ganjar usai salat Idul Adha di Sleman, Senin (17/6/2024).

Pasti akan melalui proses, satu rekruitmen mereka mendaftar, nanti proses seleksi. Itulah proses-proses pertimbangan yang akan diambil dan sekarang masih berjalan. Maka kita tinggal tunggu aja nanti,” sambungnya.

Seandainya kita mendukung atau mengusung calon dari luar apa kemudian kesepakatan yang bisa kita ambil, nilai-nilai demokrasi lah, secara ideologis lah. Bagaimana kita bersikap terhadap situasi yang sekarang makin tidak mudah lah, agar kemudian politisi yang kita dukung nanti bisa konsisten,” ujarnya.

Ganjar melanjutkan, terkait dengan sosok Anies, menurutnya masih perlu diobrolkan, Jika nantinya tidak ada kecocokan antara PDIP dengan Anies maka tidak perlu dipaksakan. “Itu yang musti diobrolkan, dan mudah-mudahan bisa bernegosiasi, tapi seandainya tidak cocok menurut saya juga tidak dipaksakan,” Unjarnya. (DM1)