Ads

ALFI: Danantara, Penggerak Inovasi yang Semarakkan Industri Logistik Nasional

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka (tiga kiri), Presiden ketujuh Joko Widodo (lima kanan), Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (rmpat kiri), Wapres ke-13 Ma'ruf Amin (tiga kanan), Wapres ke-12 Jusuf Kalla (empat kanan), Wapres ke-11 Boediono (dua kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan Roeslani (kanan) secara simbolis meluncurkan badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/aa. (Handout Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA, (Divipromedia.com). – Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo Subianto dapat menggairahkan industri logistik nasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

“Kami menyambut baik peluncuran Danantara. Ini adalah terobosan yang sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia,” kata Ketua Umum ALFI Akbar Djohan dalam keterangan di Jakarta, Selasa (25/2).

ALFI menyambut positif kebijakan Presiden Prabowo yang mengalokasikan dana dari program Danantara untuk mendukung investasi dan program pengembangan strategis nasional termasuk hilirisasi sektor energi dan pangan dan berbagai program pengembangan industri lainnya.

Di samping itu, ALFI juga mendukung hal tersebut mengingat program investasi dan pengembangan strategis Danantara tersebut juga mendukung kemandirian energi dan transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil yang terbatas.

Menurut Akbar Danantara memiliki potensi besar untuk mendukung sektor infrastruktur Indonesia melalui beberapa hal. Danantara dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif bagi proyek-proyek infrastruktur, terutama proyek-proyek yang tidak dapat dibiayai perbankan.

“Diharapkan kehadiran Danantara dapat menjadi solusi alternatif pembiayaan bagi sektor infrastruktur nasional, termasuk logistik,” ujarnya.

Selain itu, kehadiran Danantara diharapkan pula dapat menarik investasi dari dalam dan luar negeri untuk sektor infrastruktur Indonesia. Dengan adanya sumber pembiayaan yang lebih beragam, pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat dipercepat.

Ia optimistis dengan dukungan penuh dari ALFI, sektor logistik Indonesia siap mendukung jalannya investasi strategis nasional yang telah direncanakan oleh pemerintah.

“Yang tentunya akan memperkuat rantai pasok (supply chain) serta mendorong kemajuan sektor-sektor utama lainnya,” imbuh Akbar.

Sementara itu, Ketua ALFI Institute Yukki Nugrahawan Hanafi menilai bahwa Program Danantara berpotensi menggairahkan sektor logistik nasional dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Ads
Tutup
Ads